RSUD Ibnu Soetowo Segera Terapkan Sistem BLUD

rsud dr ibnu sutowoRSUD Ibnu Sutowo akan menerapkan sistem pelayanan dengan pengelolaan badan layanan umum daerah (BLUD).Hal itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di bidang Kesehatan.

Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H Kuryana Azis mengatakan, penerapan BLUD paling lambat dilakukan pada 2013.Tujuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU menerapkan sistem BLUD ini adalah meningkatkan pelayanan rumah sakit (RS) kepada masyarakat dengan tarif yang terjangkau masyarakat. Penerapan BLUD diharapkan bisa membuat RSUD semakin berkembang karena rumah sakit milik pemda tersebut dapat mengelola keuangannya sendiri.”Tujuannya tidak lain untuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kuryana kemarin.

Dengan sistem BLUD, pelayanan RSUD akan cepat, tepat, ramah,manusiawi,dan murah/ gratis. Selain itu, peng-elolaan keuangan rumah sakit dapat dilakukan pihak RS itu sendiri.”Intinya,BLUD menjadikan alat untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik melalui penerapan manajemen keuangan berbasis hasil dalam pengelolaan keuangan. Jadi, kualitas layanan yang baik, cepat, efisien, dan efektif dapat dinikmati masyarakat,” kata Kuryana.

Dia menerangkan, sebetulnya pengelolaan RS melalui sistem BLUD telah dikenalkan sejak 2005 oleh pemerintah pusat. Namun,untuk penerapan di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja memerlukan proses, mulai persiapan administrasi, sumber saya manusia (SDM), hingga sarana-prasarana yang diperlukan untuk mendukung sistem BLUD di RS Ibnu Sutowo Baturaja. “Setiap tahun Pemerintah Kabupaten OKU berusaha melengkapi persyaratan menuju penerapan sistem BLUD.

Dengan menerapkan layanan sistem BLUD, RS akan leluasa mengelola keuangannya. Selama ini setiap penerimaan RS harus disetor ke kas daerah terlebih dahulu sehingga pihak RS tidak dapat menggunakan pendapatannya secara langsung. Apa pun yang terjadi, tahun depan (2013) sistem BLUD kita terapkan di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja,” ungkap Kuryana. Terpisah, sistem BLUD dinilai Bupati OKU Yulius Nawawi bisa memberikan efek positif bagi perkembangan rumah sakit.