BIMBINGAN RE AKREDITASI

Akreditasi Rumah Sakit adalah kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Rumah Sakit karena berorientasi pada peningkatan mutu dan keselamatan pasien. Setelah tiga tahun yang lalu yaitu ditahun 2016 RSIS telah mencapai hasil akreditasi dengan nilai UTAMA oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Kali ini di tahun 2019 RSIS kembali akan mengundang KARS untuk menilai capaian hasil yang telah kami jalankan selama tiga tahun belakangan ini. Tentunya dengan perubahan standar POKJA atau dengan versi SNARS edisi 1 bukan lagi memakai versi 2012.

pengalungan name tag surveyor
Para pejabat struktural, dokter umum dan kepala ruangan
Paparan dr Rynna tentang sekilas RSUD Ibnu Sutowo
Ibu Tati Herawati bersama Direktur RSIS dr.Rynna Dyana R
Sambutan Direktur RSIS

Sebelum jadwal re akreditasi pada bulan Desember nantinya, RSIS mendatangkan pembimbing untuk melihat seberapa siap dan menjelaskan apa –apa saja standar pokja yang berubah pada SNARS ed 1. Ibu Tati Herawati, S.Kp.,M.Pd menjadi pembimbing untuk Pokja Keperawatan yang datang selama tiga hari dari tanggal 27-29 Agustus 2019. Pokja yang beliau bimbing meliputi :

Tim Pokja SKP
Bimbingan Pokja SKP
Bimbingan pokja MKE

Pokja Manajemen Informasi Rekam Medis (MIRM) dengan 15 standar dan elemen penilaian 21

Pokja Hak Pasien dan Keluarga (HPK) dengan 8 standar dan elemen penilaian 26

bimbingan dokumen pokja PPI

Pokja Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) dengan 6 standar dan elemen penilaian 10

Pokja MKE

Pokja Manajemen Komunikasi dan Edukasi (MKE) dengan 12 standar dan elemen penilaian 12

bimbingan pokja MIRM dan SIM RS
Pokja HPK meliputi admisi,petugas keamanan dan rawat inap

Pokja Pengendalian Pencegahan Infeksi (PPI) dengan 11 standar dan elemen penilaian 28

Tim Pokja HPK
Tim Pokja MIRM
Tim Pokja MKE
Tim Pokja PPI

Masing – masing pokja diberi kesempatan untuk berdiskusi dengan pembimbing dan melihat dokumen – dokumen yang terkait. Setelah bimbingan dan menyampaikan materi, Ibu Tati berkeinginan untuk berkeliling RS atau telusur lapangan. Mulai dari Radiologi sampai ruangan Rekam medis. Banyak masukan yang disampaikan oleh beliau, salah satunya ruangan CSSD yang belum memenuhi standar, belum mempunyai indikator internal dan eksternal. Beliau juga tanya jawab dengan staf Rumah Sakit.

dokumen radiologi
telusur poli DOTS
mempraktekkan cara kebersihan tangan dengan 6 langkah
Telusur lapangan
telusur radiologi
wawancara perawat RINDU III
Telusur farmasi

Di akhir exit conference , Ibu Tati menyampaikan kalau ia sangat bangga melihat semangat kerja para pegawai – pegawai RSUD untuk mencapai hasil yang memuaskan bagi RSUD. Tentunya dengan dukungan dari Direktur muda yang pintar dan energik, dr. Rynna Dyana R.

Dokter – dokter RSUD
seluruh panitia bimbingan akreditasi
Foto bersama pejabat struktural RSIS
Kepala Ruangan yang ada di RSUD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.